pertama . Rembang, 10 Agustus 1904.
Kepada : Nyonya Abendanon,-
Ibuku sayang, saya mesti kerap kali mengenangkan Ibu, apalagi dalam masa yang penghabisan ini. Dan tiap tiap kali saya mengenangkan Ibu, timbulah rasa sayang dengan lemah lembut di dalam hati saya, tetapi bersama sama dengan itu timbulah pula rasa sayu.
Rasa sayu, oleh karena Ibu sangatlah jauhnya dari padaku dan tidak lama lagi jauh tercapai lagi oleh ku. Mengapa jiwa yang berdekatan, harus berpisahan jauh-jauh ?. Sangatlah besarnya dukacita saya, jika terlalu merindukan ibu.
Maka duduklah aku diam-diam merenung kehadapanku, tiada mendengar, maupun melihat yang sebenarnya terjadi di sekililing diriku. Saya ada, saya hidup dalam masa yang lalu, masa yang lalu yang manis dan pahit itu, tempat saya kerap kali melepaskan pikiranku, tempat kasih ibu terjalin bagai karangan cahaya. Saya menderita, sambil merasa nikmat. Hatiku penuh dengan rasa sayu, tetapi sebaiknya ada pula rasa syukur, rasa syukur mendapat mendapat bahagia sayang, diberikan oleh kasih Ibunda kepadaku. Tiadalah habis-habisnya saya mengucapkan syukur kepada Tuhan bahwa Dia mengantarkan Ibu kepada kami.
Trimalah salam saya, Ibu ! Boleh jadi inilah surat saya penghabisan kepada Ibu !.
Kenangkanlah kerap kali anak Ibu ini yang sangat disayangi tuan berdua.
Sampaikanlah salam kami berdua banyak-banyak kepada Tuan dan Ibu kupeluk kutekankan kepada jantung hatiku.
Anak kandung Ibu
KARTINI
catatan : Ibu adalah sebutan untuk Ny.Abendanon
yang telah dianggab sebagai ibu oleh kartini.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kedua Rembang, 24 Agustus 1904
Kepada : Nyonya Abendanon.
Ibuku manis sayang,
Jadi surat yang Ibu terima baru-baru ini bukanlah surat yang penghabisan.
Sudahlah saya takutkan, tetapi surat ini bolehlah jadi surat yang penghabisan karena ajalku hampir sampai
dengan cepatnya: yang demikian itu ada kurasa.
Ibuku, boleh jadi benar cucu Ibu itu datang dahuluan dari pada persangkaan kami.
Terimalah salam saya, biji mataku. Tetapkanlah hati tuan berdua !
Dengan sepenuh hati tetap saya berdoa, " Oh Allah, peliharakanlah sahabat-sahabat yang kucintai ".
KARTINI
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
ketiga (terakhir). Rembang, 7 September 1904.
Kepada : Nyonya Abendanon.
..............................................................................................................................................
..............................................................................................................................................
Trimakasih, Ibuku, atas nasihat supaya aku meriang-riangkan hatiku !, Aku menjadi kuat, menjadi segar memikirkan jauh dari padaku, ada jiwa mengharap dan mendoa bagi keselamatan diriku, jiwa yang ada berjiwa pada jiwaku !.
Orang yang ada melihat aku pada bebarapa hari ini, mengatakan aku luar biasa girangnya.
Beberapa saya tiada akan girang mengetahui ada akan tiba bahagia yang demikian besarnya itu ?
Apakah artinya lama waktu merasa kesakitan, bila bahagia yang demikian senangnya itu ada jadi pahalanya ?
Saya telah rindu benar menanti biji mataku itu. Sunggulah senang benar hati, jika mengetahui sekian banyak orang turut merasa seperti saya pada beberapa hari ini.
Masakan aku tiada tahu, betapa kekasihku di rumahnya turut merasa dengan daku, setiap jam ada mengharap dan mendoa bagi keselamatan diriku.
Tuhan tiada akan tuli, mendengar sekian banyak hati sama sama mendoa, Ibuku, saya yakin seyakin- yakinnya, bahwa anak Ibu ini tiada akan ada alangan suatu apa. Sudah tentu Ibu akan mendapat kabar dengan segera bila kejadian besar itu telah tiba.
Selamat malam, Ibuku sayang terimalah sekali lagi terima kasih kami berdua banyak - banyak.
Sampaikanlah salam kami berdua dan terimalah sendiri ciuman anak kandung Ibu'
KARTINI
**surat ini ialah suratnya yang penghabisan. tidak berapa lama kemudian yakni pada tanggal 13 september 1904, anaknya laki-laki lahir dan empat hari kemudian, R.A. KARTINI pulang ke rahmatullah, berpisah daripada mereka yang sayang kepadanya dan sangat disayangkan.
*** Sumber,
Armijn Pane, Habis Gelap Terbitlah Terang, Hal :202,203,204, Balai Pustaka, Jakarta 2002.
LENY MILYARNI.Spd
Kamis, 21 Maret 2013
HAM Menurut Tohoh - Tokoh Dunia.
1. Thomas Jefferson.
"We hold these truthis to be self-eviden, that all men are created equal, that they are endowed by their creator with certain inalienable rights, that among these are life, liberty and the pursuit of happiness "
( Kami menganggap kebenaran ini tidak perlu disangsikan lagi, bahwa semua manusia diciptakan sama, bahwa mereka dikaruniai Penciptanya Hak-hak yang tidak bisa dicabut, bahwa Hak-hak itu diantaranya adalah Hak untuk Hidup, Hak atas Kebebasan dan hak untuk mengejar kebahagiaan.
2. Montesquieu.
" An injustice commited against anyone is a threat to everyone".
( Bahwa tindakan tidak adil terhadap satu orang berarti ancaman bagi setiap orang .
3. Ramsey Clark
" A right is not what someone gives you, it's what no one can take from you ".
( Hak bukanlah apa yang diberikan seseorang kepadamu, melainkan apa yang seorangpun tidak bisa diambil darimu ).
4. Dalai Lama XIV
" Peace can only last where human rights are respected "
( Perdamain hanya bisa terwujud apabila hak asasi manusia dihargai ).
--------------------------------///------------------------------
Minggu, 17 Maret 2013
KATA - KATA BIJAK MOTIVASI MEMBANGUN
1. Orang bijaksana akan menjadi majikan dari pikirannya.
Orang bodoh akan menjadi budaknya.
2. Cara anda berpikir menandakan bagaimana bertindak,
Cara anda bertindak pada gilirannya menentukan bagaimana orang lain
berinteraksi terhadap anda.
3. Orang yang berpikir pekerjaannya penting akan mendapat isyarat mental
bagaimana melakukan pekerjaannya dengan lebih baik.
4. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
rap.23 Januari 2013
Orang bodoh akan menjadi budaknya.
2. Cara anda berpikir menandakan bagaimana bertindak,
Cara anda bertindak pada gilirannya menentukan bagaimana orang lain
berinteraksi terhadap anda.
3. Orang yang berpikir pekerjaannya penting akan mendapat isyarat mental
bagaimana melakukan pekerjaannya dengan lebih baik.
4. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
rap.23 Januari 2013
Rabu, 13 Maret 2013
Kata Pengantar
Assalammuallaikum...
salam dan sejahtera untuk yang lainnya.
Nama lengkap : Leny Milyarni.Spd.
Propesi : Pengajar / Guru di SMA Negri 1 Merbau.
Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Alamat : Jalan lintas sumatera. simpang merbau.
telp : ( 0624 ) 700 2669
---------------------------------------------------
Dasar : Sebagai Media pembelajaran Siswa.
Tujuan : Dengan belajar kemandirian yang diharapkan siswa dapat menggunakan Media ini
sebagai bahan tambahan sumber bacaan di luar sekolah.
salam dan sejahtera untuk yang lainnya.
Nama lengkap : Leny Milyarni.Spd.
Propesi : Pengajar / Guru di SMA Negri 1 Merbau.
Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Alamat : Jalan lintas sumatera. simpang merbau.
telp : ( 0624 ) 700 2669
---------------------------------------------------
Dasar : Sebagai Media pembelajaran Siswa.
Tujuan : Dengan belajar kemandirian yang diharapkan siswa dapat menggunakan Media ini
sebagai bahan tambahan sumber bacaan di luar sekolah.
Langganan:
Postingan (Atom)